Pembelajaran Menyenangkan di SD Nasima

RADAR SEMARANG-Memilih sekolah dasar yang tepat merupakan tanggung jawab orang tua yang tak ringan. Usia anak sampai kelas I-II sekolah dasar (SD) termasuk dalam taraf perkembangan anak usia dini. Orang tua harus mampu memilih SD yang memiliki sistem pendidikan dan guru-guru yang memahami karakteristik tumbuh kembang anak. SD Nasima adalah contohnya. 

 Sekolah dasar yang beralamat di Jalan Puspanjolo Selatan 53 Semarang ini komitmen dan konsisten menyelenggarakan pendidikan berkualitas yang mengintegrasikan pembelajaran menyenangkan dengan pembentukan karakter mulia berdasar karakteristik tumbuh kembang peserta didik.

Peserta didik kelas I-II adalah masa akhir usia dini atau usia emas (0-8 tahun). SD Nasima menjadikan mereka sebagai subjek belajar yang harus dilayani dengan pendidikan sesuai karakteristik anak usia dini. Bermain sambil belajar dan belajar seraya bermain adalah pendekatannya. Prinsipnya, pembelajaran dan pendidikan dilakukan dalam suasana menyenangkan dan melalui metode kreatif.

Materi pelajaran disusun secara tematik diintegrasi dengan kekhasan Nasima. Berbagai alat peraga dan media pembelajaran diciptakan guru dan peserta didik secara kreatif. Tata ruang belajar pun disediakan secara interaktif. Meja kursi peserta didik, rak perlengkapan, karpet, papan pajangan, dan pernik-pernik ruangan dibuat warna-warni serta edukatif. Selain itu disediakan pula area permainan, perpustakaan, laboratorium, lapangan, dan sebagainya.

Secara variatif pembelajaran dilakukan secara duduk lesehan melingkar di karpet atau duduk di kursi yang selalu berubah penataannya. Meja kursi individual biasa ditata dalam posisi huruf U, huruf O, saling berhadapan atau per kelompok.

Pembelajaran juga dilaksanakan di perpustakaan, laboratorium, kebun, dan halaman. Belajar langsung di kebun binatang, museum, pabrik roti, dan sebagainya juga dilakukan pada akhir tema pembelajaran.

Yel-yel, tepuk, menyanyi, dan permainan edukatif berpadu dengan pembelajaran tematik. PraktIk sosiodrama, penampilan model langsung, percobaan sederhana, dan cerita bermedia wayang kertas atau boneka adalah contoh metode pembelajaran yang dibawakan guru. Metode variatif itu efektif memahamkan suatu konsep materi, mengasah skill, sekaligus menanamkan nilai karakter.

 SD Nasima menerapkan sistem pembelajaran full day school dan lima hari belajar. Kelas I-II belajar di sekolah pada hari Senin-Jumat pada pukul 06.50-14.00 WIB, sedangkan kelas III s.d. VI pukul 06.50-15.30 WIB. Hari Sabtu peserta didik melakukan kegiatan kreatif di rumah masing-masing. Kegiatan harian secara umum adalah rutinitas awal pembelajaran atau rutinitas pagi Nasima, pembelajaran tematik integratif, shalat Zuhur berjamaah dan makan siang bersama, salat Asar berjamaah (khusus kelas III-VI), serta rutinitas jelang pulang. (pram/din/bis/ida)

Berita Terbaru

Statistik Pengunjung

3479929
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total pengunjung
251
1050
2228
3469343
25610
32786
3479929
Your IP: 54.162.166.214
Server Time: 2017-11-21 11:44:02

Link Sekolah

Dinas Pendidikan Kota Semarang