Sekolah Nasima Tabur Bunga untuk Pahlawan Tak Dikenal

Sekolah Nasima ziarah dan doa untuk pahlawan di TMP Giri Tunggal Semarang (11/11/2016)

Jumat pagi (11/11/2016) sekitar 100 peserta didik SD Nasima kelas VI dan 350 peserta didik SMP Nasima berdiri mengitari monumen besar yang bertuliskan nama-nama pahlawan. Tepatnya di tengah-tengah Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal Semarang. Sebelumnya mereka berjalan kaki sektar dua kilometer diselingi lagu-lagu perjuangan dari sekolah di Jalan Trilomba Juang 1 menuju ke TMP Giri Tunggal. Busana paduan merah dan putih melengkapi ekspresi semangat mereka. Dipimpin ketua OSIS semua peserta melakukan penghormatan pada arwah para pahlawan.

Setelah itu mereka duduk bersila. Mereka menyimak  sambutan pembakar patriotisme dari pembina upacara.  “Tinta emas tak cukup untuk menuliskan nama, besarnya jasa, dan heroiknya perjuangan para pahlawan menegakkan kemerdekaan Indonesia. Mereka yang gugur di medan perjuangan hanya berharap kemerdekaan ini dijaga serta diisi oleh generasi penerus dengan karya-karya terbaik demi terwujudnya Indonesia Raya,” kata Supramono MPd yang bertindak sebagai pembina upacara.


Dipimpin Ustaz Ulil Absor SPdI Alhafiz peserta didik dan guru Sekolah Nasima melanjutkan acara dengan melantunkan tahlil dan doa. Terik matahari tak mengurangi kekhusyukan mereka. Seraya berdoa mereka merenungkan perjuangan para pahlawan melawan penjajah.

 Sebagai penutup acara peserta didik setiap kelas bersama wali kelas dan guru pendampingnya melakukan tabur bunga di pusara-pusara pahlawan yang tersebar di TMP Giri Tunggal. Pusara MGR Soegiopranoto, Pahlawan Pergerakan Nasional dan dr Kariadi, pahlawan peristiwa Pertempuran Lima Hari di Semarang tak lupa dikunjungi.

Beberapa makam luas dengan satu nisan menarik perhatian anak-anak. Itu adalah makam-makam pahlawan tak dikenal. Puluhananak segera duduk mengelilingi makam pahlawan tak dikenal itu. Tangan-tangan belia itu segera menaburkan bunga seraya membaca Alfatiha dan berdoa di dalam hati. Menurut mereka, inilah pahlawan yang luar biasa. Nama mereka tak dikenal ketika jasad-jasad mereka dikuburkan, namun jasanya tak terhingga besarnya untuk kejayaan nusa bangsa.

Kegiatan ziarah ke taman makam pahlawan ini merupakan puncak dari rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan Sekolah Nasima. Unit sekolah KB-TK, SD, SMP, dan SMA menyelenggarakan aneka kegiatan bermakna. Kegiatan yang diselenggarakan antara lain upacara bendera, lomba menulis cerpen kepahlawanan, lomba drama kepahlawanan, long march, lomba cerdas cermat sejarah Indonesia, dan sebagainya. “Sekolah Nasima konsisten untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme agama sebagai satu kesatuan. Momen Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan sangat strategis untuk membangkitkan nilai-nilai patriotism sekaligus religiusitas anak-anak muda Nasima. Oleh karena itu berbagai kegiatan kreatif edukatif perlu dilaksanakan sebagai media pendidikan nasio
nalisme agama tersebut” kata Indarti Suhadisiwi MPd, Manajer Operasional Kependidikan YPI Nasima. Pram        

 

 

 

Berita Terbaru

Statistik Pengunjung

3415958
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total pengunjung
689
1818
2507
3407106
26756
31296
3415958
Your IP: 54.224.230.51
Server Time: 2017-09-25 13:32:18

Link Sekolah

Dinas Pendidikan Kota Semarang