SD Nasima Sekolah Piloting Program Penguatan Pendidikan Karakter Tingkat Nasional

SUARA MERDEKA- SD Nasima tahun 2016 ini dipilih oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional menjadi salah satu sekolah  model Piloting Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) tingkat nasional. Penunjukkan tersebut tertuang dalam SK Direkturat Pembinaan SD Kemendikbud No: 2870/D2/KP/2016 tertanggal 2 November 2016.

‘’Alhamdulilah sekolah kami mendapat kepercayaan menjadi sekolah model pembelajaran pendidikan karakter tingkat nasional” ungkap Kepala SD Nasima, Muhson, kemarin. Bersama Nasima ada sebanyak 78 Sekolah Dasar se-Indonesia yang ditunjukkan sebagai sekolah model.

Sebagai sekolah model, SD Nasima mendapat tugas untuk membentuk karakter siswa menjadi anak bangsa yang memiliki karakter mandiri, gotong royong, berintegritas tinggi, berjiwa nasionalis, dan relegius.

Apa yang menjadi program pemerintah itu  telah sesuai dengan visi misi Sekolah Nasima. Sejak awal berdiri dua puluh dua tahun yang lalu, Sekolah Nasima   konsisten membimbing peserta didiknya   dengan konsep-konep kenasimaan yang    bersumber dari misi visi Nasima.  Visi misi tersebut  kemudian dijabarkan  melalui banyak program kegiatan.

Misalnya dalam membentuk karakter generasi yang memiliki jiwa nasionalisme, agamis dan kemandirian, Sekolah Nasima mengintegrasikan ke dalam kegiatan rutinitas pagi, siang dan sore.

Dalam rutinitas pagi sebelum ikrar anak-nak diajak untuk salat Dhuha bersama. Setelah itu anak-anak menjalankan ikrar yang dimulai dengan membaca Pancasila, membaca rukun iman dan Islam, sahadat dan doa awal belajar. Ikrar ini dilakukan ketika siswa masih berada di teras kelas. Setelah  itu mereka masuk kelas dan melakukan hormat bendera merah putih, menyanyikan lagi Indonesia Raya, melafalkan asmaul husna, surat pendek serta doa harian termasuk mendoakan orangtua dan bangsa Indonesia.

Setelah pembelajaran KBM anak-anak istirahat siang. Istirahat diisi dengan salat Zuhur berjamaah. Setelah itu makan siang bersama di mana  makanan disediakan oleh catering sekolah.

Rutinitas selanjutnya yakni sore menjelang pulang sekolah. Siswa diwajibkan salat Asar berjamaah dan  bersama-sama mengumandangkan lagu daerah sebelum meninggalkan sekolah.

“Itulah penanaman nilai-nilai karakter yang kami lakukan melalui pembiasaan  rutinitas harian. Selain itu penanaman karakter juga kami lakukan melalui integrasi mata pelajaran dan keteladanan oleh para guru,”ungkap Muhson.

Dengan kepercayaan dan pengakuan dari Kemendikbud menurut Muhson menambah semangat pihaknya untuk menjalankan penguatan pendidikan karakter  yang selama ini sudah dijalankan di Sekolah Nasima (Ragil)

Berita Terbaru

Statistik Pengunjung

3415957
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total pengunjung
688
1818
2506
3407106
26755
31296
3415957
Your IP: 54.224.230.51
Server Time: 2017-09-25 13:32:10

Link Sekolah

Dinas Pendidikan Kota Semarang