Lima Mahasiswa Timor Leste Ikut Khitanan Massal SD Nasima

Suara Merdeka – Upacara khitanan massal yang digelar SD Nasima, di kampus merah putih Jalan Puspanjolo Selatan, Semarang akhir pekan lalu menarik perhatian masyarakat.
Hal ini disebabkan saat arak-arakan anak-anak yang akan dikhitan begitu turun dari dokar hias ada yang tak biasa. Di baris paling belakang ikut berdiri rapi lima orang dewasa yang juga akan dikhitan.
Para orang tua maupun warga yang menonton arak-arakan di pinggir jalan tersebut sempat bertanya-tanya. ‘’Lo sudah dewasa kok mau ikut juga dikhitan?’’ tanya salah seorang warga.
Akhirnya seorang panitia menjelaskan, kelimanya mahasiswa asal Timor Leste yang akan ikut dikhitan. Mereka adalah Zagucu Verira, Antonio Mendonca, J Batista Mala, Aleixo Monteiro dan Arcancio.


Kelima mahasiswa yang penampilannya brewokan itu kepada Suara Merdeka mengaku, di negaranya belum pernah menemui kegiatan acara khitanan massal. Meski ada khitan, tetapi dilakukan di rumah sakit.

Untuk Kesehatan
Mereka mengaku, tertarik ikut dikhitan karena baik untuk kesehatan. ‘’Saya diberitahu teman kuliah asal Jawa tentang manfaat khitan itu baik untuk kesehatan dan lain-lain.
Karena itu, saya berembug dengan teman-teman sama-sama asal Timor Leste bagaimana kalau kita ikut khitan dan teman-teman setuju,’’ tuturnya.
Apalagi mereka sedang menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Widya Husada. Kepala SD Nasima, Muhson menjelaskan, khitanan massal ini merupakan program dua tahunan yang diselenggarakan Yayasan Pendidikan Nasima.
Mereka yang dikhitan berjumlah 37 orang dan lima orang dari mahasiswa asal Timor Leste. Kelima mahasiswa itu kini sedang menempuh kuliah di Stikes Widya Husana, Jalan Subali Raya, Krapyak Semarang.

Berita Terbaru

Statistik Pengunjung

3479995
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total pengunjung
317
1050
2294
3469343
25676
32786
3479995
Your IP: 54.162.166.214
Server Time: 2017-11-21 12:04:41

Link Sekolah

Dinas Pendidikan Kota Semarang