Siswa SD Nasima Uji Publik Khataman Alquran

Suara Merdeka - Membaca Alquran, memahami maknanya, dan mengamalkan isinya merupakan kewajiban bagi setiap muslim, karena di dalamnya berisi wahyu Allah yang diturunkan kepada umat manusia melalui Rasulullah Muhammad Saw sebagai pedoman hidup mereka agar selamat di dunia dan di akhirat kelak.

Hasil dari pembelajaran akan nampak pada ujian akhir sebagaimana yang digelar pada Ahad, 30 April 2017. Sebanyak 167 siswa dari kelas empat, lima, dan enam mengikuti Khataman dan Imtihan Alquran.

 

Terdiri atas 106 siswa tartil (bacaan), 13 siswa tahfidz (hafalan) Juz 30, dan 48 siswa turjuman (terjemahan). Mula-mula seluruh peserta khataman yang berada di panggung lebar membuka dengan membaca Alquran Surat Ad Dhuha hingga An Nas secara bersama.

Kemudian dipandu oleh Ustadz Fahrurrozi dan Ustadz Nidauddin, dari Ummi Foundation, para ustadz tersebut memberikan berbagai pertanyaan kepada beberapa siswa yang ditunjuk secara acak seputar tajwid hingga bacaan-bacaan aneh dalam Alquran atau biasa disebut dengan gharib.

Metode Ummi

Kepala SD Nasima Muhson menyatakan, khataman dan imtihan Alquran tahun ini adalah yang ketiga semenjak menggunakan metode Ummi, dan pesertanya dua kali lipat lebih banyak dari tahun sebelumnya. Hal itu menunjukkan bahwa kemampuan siswa berkembang dengan pesat, sehingga mereka dapat menguasai bacaan Alquran lebih cepat.

Khusus untuk materi turjuman merupakan khataman turjuman pertama di Jateng dan DIY. Profesor Amin Syukur selaku pembina Yayasan Pendidikan Islam Nasima dalam sambutannya juga menyatakan betapa pentingnya mempelajari Alquran sejak dini sebagai fondasi dalam mempelajari ilmu-ilmu yang lainnya.

Tidak hanya pandai membaca, hafal, dan mengerti artinya, lebih daripada itu siswa dituntut untuk bisa mengamalkan pelajaran-pelajaran yang terdapat di dalam Alquran dalam kehidupan sehari-hari. Maka ketika Ustadz Fahrurrozi bertanya kepada siswa apakah sanggup membaca Alquran minimal satu halaman setiap hari?

Apakah sanggup untuk selalu taat kepada guru dan orang tua? Apakah sanggup untuk selalu melaksanakan salat lima waktu setiap hari tanpa disuruh? Serentak semua menjawab ”Siap insyaallah ustadz, Allahuakbar!”

Berita Terbaru

Statistik Pengunjung

3411042
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total pengunjung
756
1355
3936
3399134
21840
31296
3411042
Your IP: 54.81.59.211
Server Time: 2017-09-20 11:06:38

Link Sekolah

Dinas Pendidikan Kota Semarang