Pertajam Karakter dan Daya Juang , SMA Nasima Gembleng Siswa di Akmil

Pelajar sebagai generasi muda kader masa depan bangsa harus memiliki karakter  disiplin, mental   tangguh, daya juang tinggi, jiwa corsa dan cinta tanah air. Karakter tersebut sangat diperlukan oleh pemimpin masa depan untuk modal membangun bangsa dan  negara. Selain itu juga karakter tersebut dapat membentengi diri dari pengaruh-pengaruh negatif dampak globalisasi.

Demikian sambutan Gubernur Akademi Militer Magelang Mayjen Arif Rahman yang dibacakan oleh Wakil Direktur  Bina Lembaga   Akademi Militer Kol. Inf. Trenggono saat penutupan Pelatihan Pendidikan Karakter bagi Siswa Kelas X SMA Nasima di Lembah Tidar Akmil Magelang, Jumat (6/10). Kegiatan yang diikuti oleh 64 siswa tersebut  telah berlangsung selama lima hari, mulai 2-6 Oktober  2017.

Upacara penutupan yang dilaksanakan secara militer itu juga dihadiri oleh  pejabat di lingkungan Akmil,   Ketua Pengawas  YPI Nasima H. Ragil Wiratno, Manajer SDM Ilyas Johari, Manajer Publikasi dan Promosi Muslihudin dan sejumlah pendamping siswa.

Ketua Pengawas YPI Nasima H. Ragil Wiratno  mengatakan  bahwa pelatihan ini memiliki arti yang sangat penting   karena  memberikan bekal pendidikan karakter positif  yang sangat diperlukan generasi muda agar  nantinya menjadi insan yang   berkualitas dan siap menghadapi zamannya.

Lebih lanjut Ragil mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu implementasi dari penguatan pendidikan karakter bagi civitas akademika Sekolah Nasima, khususnya siswa di jenjang SMA yang tidak  lama lagi akan menjadi menggantikan estafet kemimpinan bangsa.

“Peserta didik Nasima sebagai generasi masa depan bangsa harus memiliki sikap nasionalis yang tinggi, berakhlak mulia, berintegritas kuat, dan bermental   tangguh.  Kami berharap   selama lima  hari  mengikuti   rangkaian kegiatan  di Akmil ini   mereka dapat menyerap materi yang diberikan pelatih. Kami yakin materi-materi tersebut sangat diperlukan bagi pembentukan karakter siswa dan akan bermanfaat bagi peningkatan kualitas sikap dan perilaku mereka nantinya” ungkap Ragil.  

Selama lima  hari para siswa   mendapatkan materi teori maupun praktik antara lain wawasan kebangsaan, pengetahuan senjata ringan, pengetahuan ilmu medan, caraka, survival, dan baris-berbaris. Para siswa juga dididik layaknya taruna, bangun pukul 04.00 dan mengakhiri kegiatan dengan apel malam pada pukul 22.00 WIB. Selain itu peserta pelatihan juga diberi kesempatan berinteraksi dengan para taruna.

Ivan Maulana salah seorang peserta pelatihan mengungkapkan kegembiraannya mengikuti kegiatan ini. Menurutnya walaupun   harus menguras banyak energi, ia sangat menikmati pelatihan ini

“Saya sangat senang mengikuti pelatihan ini. Lelah pasti, karena selama lima hari full kegiatan. Tapi banyak pengalaman dan pengetahuan baru yang saya dapat. Misalnya tentang jiwa corsa, kedisiplinan, daya juang, dan masih banyak lagi. Yang paling menyenangkan bagi saya ya kegiatan  bersama taruna. Pengin deh saya seperti mereka”ungkap siswa kelas X asal Palangkaraya ini.

 

Kerja sama YPI Nasima dengan Akmil Magelang tidak hanya kali saja ini dilakukan. Tahun 2016  yang lalu, SMA yang beralamat di Jl. Yos Sudarso Kawasan Puri Anjasmoro itu juga  melenggarakan  pelatihan yang sama  kepada 67 siswa kelas X. Tahun 2015 YPI Nasima juga menggelar Pelatihan Bela Negara di Akmil yang diikuti oleh bagi 60 pendidik Nasima.  (Muslihudin el Hasanudin)

Berita Terbaru

Statistik Pengunjung

3482008
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total pengunjung
179
478
4307
3469343
27689
32786
3482008
Your IP: 54.225.36.143
Server Time: 2017-11-24 04:04:56

Link Sekolah

Dinas Pendidikan Kota Semarang